Adsense LEGENDA PERSIB ATEP SIAP DIBAWA KE JALUR HUKUM JIKA TIDAK MINTA MAAF PADA PSKC CIMAHI adsenn -->

adnccng

LEGENDA PERSIB ATEP SIAP DIBAWA KE JALUR HUKUM JIKA TIDAK MINTA MAAF PADA PSKC CIMAHI

Thursday, April 16, 2020
atas
loading...


BOLASPORT.COM - PSKC Cimahi menerbitkan surat terbuka yang meminta pemainnya, Atep Rizal, meminta maaf atas tuduhan persoalan gaji yang disampaikannya beberapa waktu lalu.

Kisruh gaji antara mantan pemain Persib Bandung, Atep Rizal, dengan PSKC Cimahi kian memanas.

Sebelumnya, Atep sempat mempertanyakan kebijakan timnya yang dinilai belum memberikan gaji pada Maret 2020 kepada empat pemainnya, yakni Atep Rizal, Siswano, Tantan, dan Khokok Rianto.

Padahal, dikatakan oleh Atep, para pemain lainnya sudah mendapatkan haknya meski ada potongan akibat penghentian Liga 2 2020.


"Bulan Maret awal Atep gabung ke PSKC dengan nilai Kontrak semusim (10 bulan) Rp 325 juta atau Rp 32.500.000/bulan. Dan sudah langsung minta gajinya diambil sebagian dari gajinya (DP) di awal Maret itu dari seluruh nilai kontrak itu sebesar 25 % (Rp 81.250.000). Uang tersebut sudah saya bayarkan langsung. Di pertengahan Maret keluar surat Keputusan dari PSSI kalau Kompetisi Dihentikan." - Eddy

" Kalau Mereka tidak Minta Maaf Kepada PSKC Secara terbuka dengan Mencemarkan Nama Baik PSKC, kita akan melakukan langlah langkah hukum. Pembelajaran juga untuk pemain yang lain agar hati hati kalau berbicara depan Media Massa. " Ujar Eddy

Hal tersebut langsung ditanggapi oleh pihak manajemen PSKC Cimahi.

Melalui sang Presiden, Edi Mulya, PSKC Cimahi mengaku sudah melunasi kewajibannya kepada Atep dan tiga rekannya lewat uang muka atau down payment yang sudah dibayarkan sebelum kompetisi dimulai.

Kali ini, PSKC Cimahi berusaha untuk menegaskan posisinya kembali dengan menerbitkan surat terbuka yang diunggah melalui akun Instagram resmi klub.

Dalam suratnya, PSKC Cimahi menjelaskan bahwa pemberian uang muka itu berasal dari kesepakatan antara kedua belah pihak.

" Kalau Mereka tidak Minta Maaf Kepada PSKC Secara terbuka dengan Mencemarkan Nama Baik PSKC, kita akan melakukan langlah langkah hukum. Pembelajaran juga untuk pemain yang lain agar hati hati kalau berbicara depan Media Massa. " Ujar Eddy

bawah
loading...